Kek Mandalika, Salah Satu Penggrak Sektor Pariwisata

Pariwisata selalu menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo. Hal tersebut tertuang dalam (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) RPJM 2015-2019. Target yang ditetapkan cukup berat, yakni 20 juta wisatawan mancanegara dan pengunjung dan 275 perjalanan perjalanan wisatawan nusantara.

Jumlah tersebut terbilang cukup menantang, namun dengan potensi yang dimiliki Indonesia, jumlah tersebut sangat mungkin untuk tercapai. Melihat hal ini, pengembangan objek wisata alam di indonesia di sejumlah kawasan terus dilakukan, salah satunya di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Pengembangan KEK ini dilakukan oleh Menteri Pariwisata beserta jajarannya, antara lain dengan melakukan sejumlah perbaikan yang mendapat pengakuan dalam sejumlah penghargaan yakni World Halal Tourism Award 2015 dengan 3 penghargaan sekaligus. Setelah itu, Mandalika terus melakukan perbaikan. Tahun 2016, perhargaan yang diperoleh lebih banyak lagi, 12 awards diborong dari 16 yang dikompetisikan. Target wisatawan mancanegara untuk daerah wisata Mandalika yakni Malaysia dan Timur Tengah.

Hal ini bisa dilihat dari kesamaan budaya, dimana daerah wisata tersebut sudah menetapkan kegiatan wisata berbasis halal. Hingga kini, peningkatan jumlah wisatawan sudah mencapai lebih dari 20%. Peresmian KEK Mandalika diharapkan dapat berdampak pada jumlah kunjungan wisman ke Lombok yang terus meningkat. Pertunjukan, akses serta amenitas harus segera diselesaikan di Mandalika.

Peresmian KEK Mandalika yang dilakukan pada Oktober tahun lalu ini juga mendapat perhatian masyarakat luas lantaran aktivitas tersebut diunggah oleh Presiden Joko Widodo dalam bentuk vlog. Pada kesempatan tersebut, KEK Mandalikan diresmikan oleh beliau sendiri. Diharapkan, hal tersebut akan berdampak pada kunjungan wisatawan dan keinginan investasi bagi para investor. Sekiranya, sudah ada investor asal Amerika Serikat yang akan mengunjungi lokasi tersebut.Posisi KEK Mandalika terbilang strategis, jaraknya hanya 30 menit dari Bandara Internasional Lombok dan terbentang mulai dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan.

KEK Mandalika merupakan salah satu program “10 Bali Baru yang dikembangkan oleh Menteri Pariwisata. Ada 12 kalender kegiatan yang menyertai Pesona Bau Nyale yang diadakan di Pantai Seger. Adapun kegiatan lain yang menyertainya yaitu Parade Budaya, Mandalika World Music Festival, Mandalika Ethno Performance (wayang khas Sasak atau tembang Sasak), Pemilihan Putri Mandalika, Peresean (Stick Fighting), Betandaq (Berbalas Pantun suku Sasak), Kampung Kuliner, Mandalika Vlog Competition, Voli Pasir yang pesertanya dari 13 negara, Surfing Contest, Bau Nyale sebagai closing ceremony.

Hal ini menjadi nilai tambah pembangunan KEK Mandalika. Acara tersebut merupakan atraksi yang bisa dilihat oleh masyarakat. Tugas selanjutnya adalah memperbaiki aksesibilitas dan amenitas daerah setempat, Tahun 2018 ini, NTB akan menjadi lokasi penyelenggaraan empat kegiatan kalender pariwisata nasional, yakni Pesona Bau Nyale, adalah Sarasehan Budaya, Festival Tambora di Kabupaten Dompu, Tour de Lombok Mandalika, dan Festival Pesonal Lombok Sumbawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *